JAKARTA - Deretan pengusaha mi instan di Indonesia memiliki harta yang tak-main.
Di mana Indonesia memilik lima pengusaha mi instan terkaya yang memiliki harta kekayaan ratusan triliun.
Diketahui, mi instan belakangan ini jadi perbincangan.
Hal itu karena mi instan menjadi salah satu komoditas yang akan naik harganya dampak perang antara Rusia-Ukraina.
BACA JUGA:Percepat Pengembangan Sorgum, Moeldoko: Tak Perlu Lagi Ribut Mi Instan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, saat ini pasokan gandum Ukraina yang menjadi bahan baku pembuatan mi instan mengalami masalah. Bahkan dikatakan Mentan, saat ini terdapat kurang lebih 180 juta ton gandum di Ukraina tidak bisa keluar negara.
"Jadi hati-hati yang makan mi banyak dari gandum, besok harganya 3 kali lipat itu, maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini," ujar Mentan dalam webinar bersama Ditjen Ditjen Tanaman Pangan, Senin (8/8/2022).
Dirangkum Okezone, Selasa (16/8/2022) berikut lima pengusaha mi instan di Indonesia:
1. Husain Djojonegoro
Melansir Forbes, Husain Djojonegoro mempunyai kekayaan USD1,25 miliar atau setara Rp18,4 triliun melalui bendera Orang Tua Group.
Husain Djojonegoro jualan mi instan dengan merek Mi ABC dan Gurimi.
2. Jogi Hendra Atmadja
Melalui bendera Mayora Group, Jogi Hendra Atmadja masuk sebagai pengusaha mi instan terkaya di Indonesia.
Melansir Forbes, harta kekayaan Anthoni Salim pada 2021 mencapai USD4,1 miliar atau setara Rp60,4 triliun. (Kurs: Rp14.736)
Mayora Group memiliki lini bisnis mi instan melalui merek Bakmi Mewah hingga Mi Gelas
3. Anthoni Salim
Anthoni Salim menjadi pengusaha mi instan terkaya di Indonesia. Bos besar Indofood ini memiliki mi instan dengan merek Indomie.
Melansir Forbes, harta kekayaan Anthoni Salim pada 2021 mencapai USD8,5 miliar atau setara Rp125,2 triliun.
4. Djajadi Djaja
Berbeda dari empat pengusaha mi instan terkaya lainnya, Djajadi Djaja tidak masuk daftar Forbes. Sehingga tidak diketahui harta kekayaannya. Meski demikian, nama Djajadi Djaja tidak bisa dikesampingkan.
Awal kemunculan Indomie diprakarsai oleh 4 orang China asal Medan, lewat perusahaan Sanmaru Food Manufacturing Co Ltd yang didirikan pada April 1970. Mereka adalah Djajadi Djaja Chow Ming Hua, Wahyu Tjuandi, Ulong Senjaya, dan Pandi Kusuma.
5. Eddy Katuari
Eddy Katuari merupakan bos besar Wings Group. Melansir Forbes, harta kekayaannya mencapai USD1,1 miliar atau setara Rp16,2 triliun.
Wings Group mempunyai lini bisnis mi instan melalui merek dagang Mie Sedaap.
Baca Selengkapnya: Daftar 5 Pengusaha Mi Instan Terkaya di Indonesia, Ada yang Punya Harta Rp125,2 Triliun
(Zuhirna Wulan Dilla)