Share

Rugi Fortune Indonesia (FORU) Tambah 61% Jadi Rp3,20 Miliar

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis · Kamis 18 Agustus 2022 09:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 278 2649828 rugi-fortune-indonesia-foru-tambah-61-jadi-rp3-20-miliar-4XNLfHIdSf.jfif Fortune Indonesia Rugi Bersih. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) mencatatkan kenaikan rugi bersih di semester I-2022. Perusahaan di bidang jasa periklanan ini mencatat rugi bersih sebesar Rp3,20 miliar atau naik 61,34% dari rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,98 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan, Kamis (18/8/2022), mayoritas segmen pendapatan perseroan mengalami penurunan hingga Juni 2022. Adapun, pendapatan usaha FORU tercatat sebesar Rp 18,22 miliar atau turun 20,40% dari Rp 22,90 miliar.

Baca Juga: IHSG Dibuka Turun 0,43% ke Level 7.129

Pendapatan segmen produksi iklan turun sebesar 27,70% menjadi Rp 6,03 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 8,34 miliar. Kemudian, pendapatan media turun dari Rp 4,99 miliar menjadi Rp 4,80 miliar.

Pada segmen jasa kehumasan, pendaptan juga turun sebesar 32,13% menjadi Rp 4,71 miliar dari sebelumnya Rp 6,94 miliar. Sedangkan pendapatan dari segmen produksi digital naik 2,26% menjadi Rp 2,68 miliar dari sebelumnya Rp 2,62 miliar.

Baca Juga: Usai Libur Hari Kemerdekaan RI, IHSG Berpotensi Bergerak pada Level 7.093-7.188

Di sisi lain, beban langsung FORU mengalami penurunan 15,81% dari Rp 11,50 miliar menjadi Rp 9,68 miliar. Kemudian, beban keuangan tercatat sebesar Rp 12,24 juta pada semester I 2022.

Hingga akhir Juni 2022, total nilai aset perseroan turun 2,49% dari posisi akhir tahun lalu yang sebesar Rp 46,62 miliar menjadi Rp 45,46 miliar. Total liabilitas perseroan naik 33,20% menjadi Rp 8,16 miliar dan ekuitas turun 7,90% menjadi Rp 37,29 miliar.

Dalam beberapa tahun terakhir, perseroan berfokus pada pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Pasalnya, dalam industri kreatif, kompetensi dan kreativitias selalu menjadi ujung tombak kinerja perseroan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Seiring dengan kemajuan di bidang digital yang mendorong model bisnis klien dari berbagai industri menjadi lebih dinamis, perseroan merasa perlu memastikan bahwa model usahanya bisa mengimbangi dinamika bisnis klien.

Selain itu, FORU juga membangun kolaborasi mutual dalam mengembangkan sisi pendapatan perusahaan. Integrasi usaha kehumasan (PR), kreativitas dan digitalisasi merupakan contoh kolaborasi yang tidak terpisahkan.

Perseroan juga berkomitmen untuk menjalin kolaborasi jangka panjang dengan seluruh klien untuk membangun pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Sementara itu, di sisi produksi, FORU juga bekerja sama dengan berbagai komunitas kreatif untuk mendongkrak kualitas produksinya dengan berkolaborasi bersama konten kreator, perusahaan data dan key opinion leaders (KOL). Cahya Puteri Abdi Rabbi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini