Share

Aset Tembus Rp277 Triliun, BSI Siap Tembus 10 Bank Syariah Dunia

Suparjo Ramalan, iNews · Selasa 20 September 2022 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 320 2671324 aset-tembus-rp277-triliun-bsi-siap-tembus-10-bank-syariah-dunia-Fq5UQXPdl7.jfif Aset Bank Syariah Indonesia Tembus Rp277 Triliun. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Bank Syariah Indonesia (BSI) diprediksi bakal masuk 10 bank syariah terbesar di dunia. Di mana total aset yang dibukukan BSI mencapai Rp277 triliun hingga Juni 2022. Sementara ekuitas perusahaan pada periode tersebut menyentuh angka Rp26 triliun.

Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto mengatakan, dengan jumlah aset tersebut, maka BSI masuk sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.

"BSI per Juni 2022 aset total Rp277 triliun dan ekuitas sebesar Rp26 triliun. Ini merupakan bank syariah terbesar di Indonesia. Dengan menjadi bank terbesar di Indonesia, BSI akan punya peran penting dalam pembangunan perekonomian syariah di Indonesia," ungkap Susyanto, saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga: Bank Syariah Indonesia (BRIS) Bakal Rights Issue 6 Miliar Saham

Kementerian BUMN, lanjut Susyanto, memastikan akan mendorong BSI untuk mencaplok pasar global agar masuk dalam 10 besar bank syariah dunia. Menurutnya, BSI mampu membawa nama Indonesia di pasar keuangan syariah global hingga eksistensinya terus diperkuat

"Dengan visi BSI jadi 10 bank terbesar dunia, dalam beberapa tahun ke depan, di mana terdapat nama Indonesia dalam BSI, tentu ada tanggung jawab yang besar dalam tingkatkan eksistensi Indonesia di pasar syariah global," tutur dia.

Baca Juga: RI Ingin Jadi Industri Halal Terbesar, Fakta Sebenarnya Mengejutkan

Sebelumnya, Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mencatat laba bersih perusahaan yang dibukukan sepanjang semester I-2022 mencapai Rp2,13 triliun. Perolehan laba ini naik 41,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hery mengatakan kinerja BSI yang solid pada pertengahan tahun ini dipengaruhi oleh kemampuan perseroan menjaga keseimbangan seluruh rasio keuangan sehingga bertumbuh sehat dan intermediasi yang terus membaik.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Hal tersebut mendukung profitabilitas BSI terus meningkat, dengan laba bersih tumbuh double digit menjadi Rp2,13 triliun per Juni 2022.

“BSI semakin optimistis bahwa dengan dukungan berbagai pihak kepada BSI akan semakin memperkokoh kinerja perseroan sehingga pada akhir tahun nanti capaian perseroan akan dapat memenuhi target yang diharapkan. Berbagai aksi korporasi yang akan dilakukan perseroan pada tengah tahun ini juga menjadi salah satu strategi untuk menguatkan BSI dari sisi aspek permodalan,” kata Hery

Kinerja positif ini juga didukung oleh kepercayaan masyarakat melalui penempatan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp244,66 triliun. Tumbuh 13,07% dengan proporsi DPK didominasi oleh tabungan wadiah, giro dan deposito.

Adapun pembiayaan BSI secara keseluruhan sebesar Rp191,29 triliun tumbuh 18,55%. Segmen pembiayaan terbesar yang menyokong capaian tersebut di antaranya pembiayaan mikro tumbuh 31,13% pembiayaan konsumer tumbuh 21,66%, pembiayaan wholesale tumbuh 20,34% pembiayaan kartu tumbuh 22,87% dan gadai emas tumbuh 20,07%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini