Share

Urai Kemacetan di Bandung, Flyover Kopo Mulai Diuji Coba

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Selasa 20 September 2022 07:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 470 2670937 urai-kemacetan-di-bandung-flyover-kopo-mulai-diuji-coba-Ame9sOsg51.JPG Flyover Kopo. (Foto: PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan flyover Kopo di Kota Bandung sepanjang 1,3 Km untuk mengurai kemacetan yang ada di Bandung.

Tahap selanjutnya dilakukan uji laik fungsi sebelumnya dioperasikan.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan selaku Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan setiap pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan seperti fly over Kopo harus dilakukan uji laik.

Itu untuk memastikan kelaikan dan keamanan konstruksi jalan layang.

 BACA JUGA:Bangun Flyover di Perlintasan Sebidang, PUPR Butuh Rp22,5 Triliun

Adapun uji laik fungsi untuk flyover Kopo di Bandung bakal dilakukan pada 22 September 2022 pada pukul 00.00 WIB.

“Setelah dinyatakan aman dan sudah dirapihkan semuanya, baru dilakukan uji coba lalu lintas (open traffic), termasuk kelengkapan marka dan rambu-rambunya. Saat ini tengah dilakukan sosialisasi ke masyarakat terkait rencana uji coba tersebut,” kata Endra S. Atmawidjaja dalam pernyataan tertulisnya, Senin (19/9/2022).

Menurutnya, selama uji coba secara terbatas terdapat beberapa ketentuan yang harus ditaati, di antaranya jenis kendaraan, termasuk kendaraan berat dengan pembatasan, lalu tidak diperbolehkan berhenti dan parkir di atas jalan layang, menjaga kebersihan, dan ketertiban di area flyover.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia menjelaskan itu demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama masa uji coba, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat akan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Daerah dan Dinas Perhubungan Pemerintah setempat untuk pengaturan lalu lintasnya.

Diharapkan juga partisipasi masyarakat Bandung untuk membantu menjaga dan memelihara flyover Kopo.

“Sesuai rencana timeline yang sudah disepakati, setelah dilakukan uji coba maka selanjutnya akan dilakukan evaluasi bersama Forum Lalu Lintas Jabar. Diharapkan dalam waktu satu minggu sudah diperoleh hasilnya,” jelasnya.

Kepala BBPJN Jakarta – Jawa Barat Wilan Oktavian mengatakan pembangunan Flyover Kopo dimulai pada November 2020 dengan nilai kontrak Rp288,76 miliar yang dananya berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Seluruh proses pembangunan rampung minggu pertama September 2022. Untuk kemudian dilakukan serah terima sementara pekerjaan provisional hand over (PHO).

"Flyover ini memiliki panjang 1,3 km dan lebar 18 meter yang terdiri dari 4 lajur dan 2 jalur. Konstruksi flyover memiliki dua type gelagar type PCU Girder bentang 46 meter dan type PCI Girder bentang 43 meter dengan pondasi yang di gunakan type bore pile diameter 1,2 meter," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini