Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PPKM Dinilai Sudah Tak Relevan saat Ini, Apa Alasannya?

Ikhsan Permana , Jurnalis-Senin, 26 September 2022 |12:04 WIB
PPKM Dinilai Sudah Tak Relevan saat Ini, Apa Alasannya?
Ilustrasi PPKM. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono menyebut sebagian masyarakat saat ini sudah mempunyai imunitas yang tinggi karena telah melakukan vaksinasi.

Dia juga menyebut selama tiga bulan ini PPKM di Indonesia tidak mengalami perubahan tingkatkannya.

"Jadi PPKM selama dua atau tiga bulan ini levelnya tidak verubah, jadi sebenarnya instrumen kegiatan pembatasan kegiatan masyarakat sudah tidak relevan lagi pada kondisi dimana tingkat imunitas penduduk berkat vaksinasi sudah mencapai tinggi," katanya dalam Market Review IDX Channel, Senin (26/9/2022).

 BACA JUGA:Ini Aturan Lengkap PPKM Level 1 Luar Jawa-Bali hingga 3 Oktober Mendatang

Namun, dia menyampaikan bahwa pemerintah perlu menggenjot program vaksinasi booster untuk lebih meningkatkan kekebalan imunitas masyarakat.

Selain itu dirinya juga tetap mengingatkan protokol kesehatan tetap diberlakukan kepada setiap aktivitas masyarakat.

"Sehingga masyarakat dapat beraktivitas tanpa adanya pembatasan, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan," ucapnya.

Telebih lagi, menurutnya pandemi Covid-19 di Indonesia sudah semakin terkendali.

"Jadi saat ini pandemi di Indonesia itu bagus dalam pengertian pengendaliannya, walaupun Indonesia menghadapi virus Omicron, BA4, dan BA5, namun lonjakan kasusnya tidak tinggi," katanya

Selain tidak terjadi lonjakan yang tinggi, dia mengatakan bahwa orang yang terpapar virus Covid-19 saat ini tidak separah seperti tahun lalu.

"Di mana kasus orang yang masuk rumah sakit atau ICU dan kasus kematian akibat Covid-19 juga tidak tinggi," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement