Share

Kepala Otorita: Jumlah Investor yang Berminat di IKN Sangat Banyak

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Jum'at 30 September 2022 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 470 2678279 kepala-otorita-jumlah-investor-yang-berminat-di-ikn-sangat-banyak-MIMye01sWP.jfif Investor Ibu Kota Nusantara Sangat Banyak. (foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Bambang Susantono mengungkapkan bahwa pembangunan IKN Nusantara sedikit yang menggunakan APBN, atau porsinya hanya 20% dari pembangunan ibu kota baru tersebut. 80% sisanya menggunakan pembiayaan alternatif, salah satunya adalah mengandalkan investor.

Pada pembangunan tahap awal yang ditargetkan rampung 2024, Bambang memetakan 5 sektor investasi untuk mendukung ekosistem kehidupan masyarakat IKN Nusantara.

Baca Juga: Hutama Karya Raup Kontrak Infrastruktur IKN Rp5 Triliun

Invetasi prioritas yang dibutuhkan untuk kawasan inti pusat pemerintahan hingga tahun 2024 antara lain, rumah sakit internasional, fasilitas pendidikan terpadu, kawasan perkantoran dan jasa, mixed use dan komersial niaga, serta fasilitas hunian.

"Saya sampaikan jumlah investor yang berminat investasi di IKN Nusantara tahap awal ini sangat banyak. Meksi demikian kami masih membuka peluang untuk investor lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan IKN Nusantara," ujar Bambang dalam UOB Economic Outlook dikutip, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga: Waduh! Dekat Istana di IKN Nusantara Sudah Muncul Spekulan Tanah

Lebih lanjut Bambang menjelaskan Otorita IKN juga membutuhkan investasi di sektor pengembangan kota, seperti untuk sektor transportasi, pengembangan smart city, pertanian, logistik, hingga sektor farmasi.

"Saya sampaikan juga, IKN bukan hanya untuk investor besar, kami membuka peluang besar untuk berbagai jenis investasi termasuk untuk UMKM," lanjutnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Adapun Bambang kembali menjelaskan bahwa pemerintah siap memberikan penawaran insentif khusus untuk investor yang melakukan investasi ke IKN Nusantara. Walaupun tidak dirinci seperti apa insentif yang akan diberikan.

"Selain itu kami sedang mempersiapkan satu rancangan peraturan pemerintah yang berisi Insentif khusus untuk berinvestasi di IKN Nusantara," kata Bambang.

"Insentif tersebut mencakup seperti penyederhanaan proses, perizinan, pertanahan, perpajakan, tax holiday, dan lain sebagainya, yang akan membuat berusaha di IKN Nusantara akan lebih menarik dibanding wilayah lain di Indonesia," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini