Share

Sindir Perusahaan Besar, Jokowi: Pabriknya Tinggi-Tinggi tapi Lingkungannya Miskin

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 03 Oktober 2022 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 320 2679431 sindir-perusahaan-besar-jokowi-pabriknya-tinggi-tinggi-tapi-lingkungannya-miskin-CgKuWkVGJs.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung ada perusahaan besar di daerah yang disekitarnya lingkungannya terlihat miskin. Padahal seharusnya perusahaan tersebut mengikutsertakan lingkungannya agar lebih maju.

Awalnya Jokowi bercerita mengenai penurunan pada Impor Jagung. Hal tersebut berkat kerja sama antara petani dan pihak swasta serta pemerintah.

"Urusan jagung, jagung itu sudah sekian tahun kita impor 3,5 juta ton per tahun. Dan sudah 7 tahun ini sampai hari ini sudah anjlok impor kita tinggal 800 ribu ton per tahun. Karena apa? Petani jagung ada ya.g mendampingi, petani jagung ada yang mengawal," kata Jokowi dalam sambutannya di Gedung Smesco, Jakarta, Senin (3/10/2022).

"Yang tadi disampaikan di depan, biasanya 1 hektar hanya 4 ton, sekarang 1 hektar bisa 8 ton. Ongkos produksi paling 1.800-1.900 itu yang saya tahu waktu saya ke Dompu, jualnya bisa 3.800 per kg, untungnya sudah 100 persen," imbuhnya.

Maka dari itu perlunya pendampingan kepada petani oleh pihak swasta dan pemerintah. Hal tersebut diharapkan bisa juga dilakukan pada komoditas lainnya yakni padi, singkong hingga kopi.

"Dan itu menjadi tugas perusahaan-perusahaan besar kita. Jangan sampai ada perusahaan besar berada di sebuah daerah, pabriknya kelihatan tinggi-tinggi dan besar sekali, lingkungannya miskin. Hati-hati," tegas Jokowi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Jokowi mengatakan bahwa bina lingkungan menjadi penting. Selain kepada petani, pembinaan terhadap warung-warung disekitar perusahaan besar itu harus menjadi perhatian.

"Bina lingkungan itu sangat penting, warung-warungnya kumuh, kenapa tidak seperti yang di depan tadi. Ada pembinaan warung-warung sehingga penataan barangnya baik, packaging dari produk-produk yang ada didampingi," jelasnya.

Maka dari itu, Jokowi berharap kerja sama yang baik antara pihak swasta dan pemerintah dalam mendampingi petani untuk menghasilkan komoditas pangan yang baik.

"Ini yang kita harapkan. Pemerintah tidak mungkin melakukan itu, yang bisa dan cepat melakukan adalah kalau ada gerakan kemitraan seperti yang pagi hari ini akan kita mulai," kata Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini