"Skill-skil seperti ini akan mempercepat teman-teman ekonomi kreatif onboarding ke platform digital. Pemerintah melalui memiliki program #BanggaBuatanIndonesia menargetkan 30 juta pelaku UMKM onboarding ke platform digital. Per hari ini sudah 21 juta, jadi ada 9 juta tambahan yang kita perlukan agar ekonomi kreatif bisa bersiap-siap memitigasi potensi resesi tahun depan," tambahnya.
Melalui dukungan dari pihak-pihak seperti Shopee Indonesia dalam mendukung pengembangan UMKM naik kelas melalui digitalisasi akan memperkuat peran ekonomi kreatif dalam menopang perekonomian nasional.
Pemerintah menargetkan nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia pada tahun 2022 dapat mencapai angka USD25,14 miliar.
Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan, Kampus UMKM Shopee Ekspor Bali merupakan kampus ke-10 yang dihadirkan Shopee Indonesia diharapkan dapat meningkatkan keterampilan digital para pelaku UMKM di Bali.
Di sini para pelaku UMKM bisa mendapatkan pendamping bisnis secara langsung baik dari Tim Customer Service hingga Trainer Shopee yang memberikan pengetahuan dan pelatihan berjualan online.
Selain itu, pelaku UMKM juga bisa mendapatkan fasilitas untuk mendukung penjualan, seperti foto/livestream studio serta memperluas koneksi dengan pelaku UMKM lainnya.
"Saat ini total ada 180 ribu pelaku UMKM yang bergabung dalam program ini dengan 10 negara pasar ekspor seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina," kata Handhika Jahja.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) juga menyampaikan apresiasi atas hadirnya Kampus UMKM Shopee Ekspor Bali yang akan meningkatkan kapasitas serta peluang pelaku ekonomi kreatif di Bali dalam memperluas potensi pasar.
Dia pun mengatakan pelaku ekonomi kreatif di Bali memiliki kreativitas yang tinggi.
Namun di sisi lain, dia mengakui jika para pelaku ekonomi kreatif Bali masih memiliki keterbatasan dalam memaksimalkan digitalisasi.
Pemerintah dikatakannya tidak akan bisa berjalan sendiri dan perlu kolaborasi dari pihak lain terutama sektor swasta.
"Kreativitas dan inovasi yang dimiliki perajin di Bali berada di atas rata-rata, tapi untuk memaksimalkan peran digital, pemasaran berbasis digital, kami sadari masih perlu keberanian yang lebih. Kehadiran kampus ini kita harapkan bisa menjadi wahana untuk meningkatkan hal-hal yang tidak kita kuasai seperti pemasaran berbasis digital," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.