JAKARTA - Ada sebanyak 560 nelayan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur menerima bantuan langsung tunai (BLT) sebagai upaya mengatasi dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah itu.
"Jumlah penerima bantuan ini, sesuai dengan data yang disampaikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia," kata Kepala Dinas Perikanan Pemkab Bangkalan Mohammad Zaini di Bangkalan dikutip Antara, Sabtu (15/10/2022).
Dia menjelaskan kalau sebenarnya jumlah nelayan setempat 4.569 orang. Akan tetapi, hanya 560 orang yang memiliki Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).
Adapun kartu ini merupakan identitas tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan. Mereka yang berhak memiliki kartu tersebut nelayan, pembudi daya ikan, petambak garam, pemasar ikan, pengolah ikan, dan pengusaha jasa pengiriman hasil perikanan.
BACA JUGA:Ini Cara Ambil BLT Subsidi Gaji Rp600.000 di Kantor Pos, Bawa KTP!
Sesuai dengan ketentuan, selama menjadi pelaku usaha kelautan dan perikanan kartu berlaku di seluruh Indonesia dan dapat diperpanjang setiap lima tahun.
"Jadi, data identitas dari kartu Kusuka digunakan sebagai data base tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan. Kementerian Kelautan dan Perikanan memanfaatkan data base ini untuk menentukan kebijakan terkait program perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan," jelasnya.