Share

Heboh Ancaman Resesi 2023, Buruh: Menteri Itu Jangan Provokator

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Selasa 25 Oktober 2022 20:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 25 320 2694485 heboh-ancaman-resesi-2023-buruh-menteri-itu-jangan-provokator-YcgXNy4XDL.JPG Ilustrasi resesi. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Buruh Indonesia menyoroti soal kabar resesi hingga pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan tugas menteri seharusnya fokus menjaga pertumbuhan ekonomi agar Indonesia terhindar dari resesi.

Menurutnya memang ada ancaman resesi global, namun bukan serta merta berdampak pada perekonomian Indonesia hingga langsung ke sektor ketenagakerjaan.

 BACA JUGA:Ancaman Resesi 2023, Apa yang Harus Dilakukan Perbankan?

"Menteri itu jangan provokator, terus ngomong ke rakyat bahwa siap-siap ada ancaman resesi, ini menteri apa provokator, itu kan tugas menteri (jaga pertumbuhan ekonomi) bukan malah nyuruh rakyat untuk siap-siap," kata Said Iqbal saat dihubungi MNC Portal, Selasa (25/10/2022).

Menurutnya, ketika Presiden mengumumkan adanya resesi ekonomi, seharusnya menjadi early warning untuk anaknya buahnya bekerja dalam menjaga pertumbuhan ekonomi.

"Kalau Presiden bilang ada ancaman resesi, itu early warning untuk menterinya, artinya menteri harus bekerja keras menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif, dengan demikian, menteri ini jangan provokator, dia harus menjaga pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dari sektor ketenagakerjaan, Said Iqbal optimis tidak bakal berdampak dari adanya ancaman resesi global.

Permintaan masih tetap ada ketika pemerintah berhasil mengendalikan pertumbuhan ekonomi.

Sehingga dengan menjaga permintaan pasar, maka potensi adanya pemutusan hubungan kerja otomatis bisa diminimalisir.

Saat ini yang sudah terjadi adalah pemutusan hubungan kerja di sektor e-commerce, seharusnya hal tersebut bisa menjadi alarm bagi pemerintah agar bisa menjaga sektor lainnya.

"Apakah ada ancaman PHK, memang ada, Itu di di industri digital economy, misal Shoppe, tokocypto, yang sudah melakukan PHK, di sektor manufaktur itu sepertinya belum ada PHK," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini