Share

Keren! RI Punya Fasilitas Pengujian Kendaraan Standar Internasional Rp1,9 Triliun di Bekasi

Heri Purnomo, MNC Portal · Senin 31 Oktober 2022 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 320 2698022 keren-ri-punya-fasilitas-pengujian-kendaraan-standar-internasional-rp1-9-triliun-di-bekasi-TF8exoqFBk.jpg RI Punya Uji Kendaraan Standar Internasional (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia akan mempunyai fasilitas pengujian kendaraan standar internasional yang mulai dibangun mulai November 2022 di Bekasi, Jawa Barat.

Proyek fasilitas pengujian kendaraan standar internasional ini disebut proving ground di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa groundbreaking di Proving Ground di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di wilayah Bekasi, Jawa Barat akan dilakukan pada November 2022.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam acara seremoni Penandatanganan Proyek KPBU Pengembangan Proving Ground BPLJSKB Bekasi, Jawa Barat, di Gedung Kementerian Keuangan, Senin (31/10/2022).

BACA JUGA:Pengumuman! Ada Pembebasan Denda Pajak Kendaraan Bermotor di Jakarta 

Adapun penandatanganan proyek tersebut dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan pihak pemenang tender yakni konsorsium Indonesia-International Automotive Proving Ground (IIAPG).

"Kita akan lakukan groundbreaking bulan ini (November), dan November tahun depan sudah mulai beroperasi," kata Menhub.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugianto mengatakan bahwa rencana groundbreaking proving ground Bekasi akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Akan dilakukan groundbreaking yang rencananya akan dilakukan oleh bapak Presiden (Jokowi)," katanya.

Hendro menjelaskan bahwa proyek ini merupakan pelaksanaan upaaya dari pemerintah Indonesia dalam rangka meningkatkan standar keselematan kendaraan bermotor baik kebutuhan nasional maupun internasional. Selain itu pembangunan proyek proving ground juga ditujukan untuk mendorong perkembangan di Indonesia.

"Selain itu, menjaga kualitas udara melalui pengendalian tingkat emisi sehingga dapat meningkatkan perlindungan lingkungan serta menerapkan standarisasi pengujian kendaraan bermotor dengan mengikuti NIR," katanya.

BACA JUGA:Mengenal Fitur Keselamatan di Mobil Vanessa Angel, Dapat Nilai Sempurna Diuji Tabrak 

Hendro menjelaskan bahwa proving ground ini dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau KPBU yang didukung oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan PT Penjaminan dan Infrastruktur Indonesia.

"Proyek kerja sama ini telah menetapkan konsorsium Indonesia International Automotive Proving Ground atau IIAPG sebagai pemenang lelang proyek pada 23 Agustus 2022," katanya.

Dengan susunan anggota konsorsium seperti PT Gobel Indonesia, PT Bintang Pradipa Persada, Toyota Tsusho Corporation, Japan Overseas Infrastructure, PT Hutama Karya dan Astra Daihatsu Motor.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Adapun ruang lingkup yang akan dikerjasamakan antara lain yaitu: merancang dan membangun fasilitas pengujian dan fasilitas penunjang, pengadaan peralatan pengujian dan fasilitas penunjang, pemeliharaan fasilitas hingga peningkatan kapasitas atau pelatihan sumber daya manusianya.

Nilai investasinya sebesar Rp1,98 triliun menggunakan skema pengembalian investasi availibility payment sebesar Rp339,9 miliar per tahun dengan periode kerja sama proyek selama 17 tahun termasuk 2 tahun masa konstruksi.

Adapun proving ground merupakan fasilitas pengujian di luar ruangan (outdoor test) sesuai dengan standar internasional yang telah mengadopsi United Nations Agreement Concerning The Adoption of Uniform Conditions of Approval and Reciprocal Recognition of Approval For Motor Vehicle Equipment and Parts (UN Agreement).

Akan ada sekitar 16 fasilitas pengujian sesuai dengan standar internasional United Nation Regulation (UNR) yang rencananya akan diterapkan di negara ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Mutual Recognition Agreement.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini