JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (1/12/2022) berpotensi ada tekanan terbatas pada sepanjang perdagangan.
Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 7.011 - 7.157.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, menyambut bulan Desember dimana akan terdapat rilis data inflasi di awal bulan, akan memberikan sentimen terhadap pola gerak IHSG.
"kondisi perekonomian yang cukup stabil dapat memberikan perkiraan inflasi dalam kondisi normal dan stabil," kata William dalam risetnya, Rabu (30/11/2022).
Sehingga, lanjut William, jika terjadi kenaikan merupakan hal wajar dimana perekonomian terlihat mulai bergerak seiring dengan mulai membaiknya situasi.
"Namun selama rentang konsolidasi belum mampu digeser ke arah yang lebih baik maka para investor masih harus mewaspadai adanya potensi tekanan terbatas," imbuhnya.
BACA JUGA:IHSG Ditutup Menguat Nyaris 1% ke 7.081, Saham BCA Teraktif
Sebelumnya, IHSG terus melaju di zona hijau hingga sesi terakhir perdagangan. Indeks ditutup menguat 69,24 poin atau 0,99% ke level 7.081,313.
Pada penutupan perdagangan, Rabu (30/11/2022), sebanyak 265 saham menguat, 270 saham melemah dan 176 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp25,6 triliun dari 29,8 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 1,31% ke 1.008,283, indeks JII menguat 0,1% ke 608,475, indeks IDX30 menguat 1,09% ke 527,312 dan indeks MNC36 naik 1,87% ke 371,941.
Saham-saham yang dapat jadi pilihan hari ini di antaranya:
- AALI
- BBCA
- TLKM
- INDF
- BBNI
- TBIG
- AKRA
- SMRA
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.