Sebagai informasi, ADHI merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar Rp19,1 triliun per Oktober 2022. Jumlah tersebut naik 51% dibandingkan perolehan kontrak baru pada periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp12,7 triliun.
Profil kontribusi perolehan kontrak baru sampai dengan Oktober 2022 dari lini bisnis engineering dan konstruksi mendominasi sebesar 90%, properti sebesar 9%, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.
Sementara itu, berdasarkan tipe pekerjaan yang diperoleh, jenis proyek jalan dan jembatan sebesar 26%, proyek gedung sebesar 30%, dan proyek infrastruktur lainnya seperti pembuatan bendungan, bandara, jalur kereta api, dan proyek energi, serta proyek lainnya sebesar 44%.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.