Kemudian, Shinta juga menerangkan secara gamblang bahwa demand ekspor pada Januari 2023 menurun drastis. Seperti contohnya industri sepatu yang merosot hampir 40 persen. Alhasil, dibulan tersebut perusahaan sepi produksi.
Pada kesempatan itu, Shinta menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menakut-nakuti.
Namun, berdasarkan data di lapangan memang realitanya demand ekspor turun. Di tambah lagi data yang dirilis BPJS ketenagakerjaan menyebut sampai dengan Oktober 2022 sudah ada 800 ribu pekerja industri padat karya yang kena PHK.
"Jadi ini yang sesuatu yang harus menjadi perhatian. Bagaimana kita membantu jangan sampai industri padat karya ini terkena dampak yang lebih dalam lagi," tandasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.