“Serta sejumlah 27,30% dari dana yang diterima akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional perseroan sehari-hari,” ungkap Roni.
Setelah pelaksanaan PMTHMETD tahap pertama, jumlah modal ditempatkan dan modal disetor perseroan meningkat menjadi sebanyak 1,39 miliar saham atau dengan nilai total nominal sebesar Rp695,65 miliar. Seluruh saham baru yang diterbitkan dalam rangka penambahan modal ini diambil bagian oleh DKSH Holding AG yang merupakan pemegang saham utama dan pengendali perseroan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.