JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau. IHSG menguat 9,5 poin atau 0,14% ke level 6.860.
Pada penutupan perdagangan, Kamis (29/12/2022), terdapat 269 saham menguat, 238 saham melemah dan 197 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp18,6 triliun dari 26,6 miliar saham yang diperdagangkan.
Baca Juga: PPKM Dicabut pada 2023 Bisa Bikin Pasar Modal Bergairah?
Indeks LQ45 menguat 0,66% ke 939,871, indeks JII menguat 0,71% ke 591,365, indeks IDX30 menguat 0,63% ke 489,511 dan indeks MNC36 menguat 0,36% ke 353,607.
Baca Juga: IHSG Akhir Tahun 2022 Diprediksi Paling Mentok ke Level 6.800
Indeks sektoral yang menguat yakni industri 0,55%, non siklikal 0,35%, kesehatan 1,25%, teknologi 1,78%, infrastruktur 0,07%. Sedangkan yang melemah antara lain sektor energi 1,32%, bahan baku 0,07%, siklikal 0,29%, keuangan 0,14%, properti 0,17%, transportasi 0,42%.
Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) naik 23,38% ke Rp95, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 18,01% ke Rp380 dan saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) naik 14,29% ke Rp272.
Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Isa Presisi Indonesia Tbk (ISAP) turun 9,84% di Rp110, PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) turun 9,55% di Rp284 dan PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) merosot 6,94% di Rp134.
Sedangkan tiga saham yang teraktif diperdagangkan antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.