Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BTN Targetkan Pertumbuhan Kredit Capai 11% di 2023

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 11 Januari 2023 |18:31 WIB
BTN Targetkan Pertumbuhan Kredit Capai 11% di 2023
BTN targetkan kredit tumbuh 11% (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memproyeksi penyaluran kredit membaik di 2023. Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) akan didukung oleh penambahan kuota rumah subsidi KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi 220 ribu unit.

Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, dengan penambahan kuota tersebut, tak hanya KPR, bisnis kredit BTN secara keseluruhan bisa tumbuh sekitar 10-11% tahun ini.

"Dari sisi growth, yang menarik juga adalah kalau kita lihat di tahun 2023 ini pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan kuota 10% dari 200 ribu menjadi 220 ribu unit rumah di tahun 2023," ujar Nixon dalam konferensi pers usai RUPSLB Bank BTN di Jakarta, Rabu (11/1/2023).

Nixon menambahkan, BTN mampu membukukan pertumbuhan bisnis kredit sebesar 8,5%. Menariknya, segmen KPR masih mendominasi dengan porsi mendekati double digit.

"Secara historis, pertumbuhan KPR di segmen bawah masih lebih tinggi dibandingkan kelas middle up," kata Nixon.

Menanggapi risiko kredit di tengah tren kenaikan suku bunga, menurut Nixon BTN BTN akan lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan khususnya untuk proyek high rise building.

Membaiknya kondisi restrukturisasi Covid-19 juga dapat memperbaiki rasio kredit macet atau Non Performing Loan (NPL).

"Kalau lihat data di Desember saja, yang keluar dari restrukturisasi KPR Covid-19 bisa mencapai Rp1,7 triliun, kita yakin trennya akan terus naik," ungkap Nixon.

Selain itu, BTN juga akan menjual aset-asetnya yang buruk untuk menekan rasio NPL. Perseroan menargetkan penjualan NPL sebesar Rp1 triliun tahun ini lewat skema ini.

Dengan berbagai strategi yang dilakukan baik untuk menggenjot pembiayaan maupun menekan NPL, Nixon optimis BTN dapat mencapai target pertumbuhan kredit tahun ini.

"Kami yakinkan bahwa walaupun situasi 2023 sulit tapi masih bisa tumbuh 10 sampai 11 persen kredit Bank Tabungan Negara," kata Nixon.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement