Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Jokowi Tak Lockdown, Rakyat Pasti Rusuh

Fayha Afanin Ramadhanti , Jurnalis-Jum'at, 27 Januari 2023 |08:06 WIB
Alasan Jokowi Tak <i>Lockdown</i>, Rakyat Pasti Rusuh
Presiden Jokowi (Foto: Setkab)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa pandemi Covid-19 merupakan tantangan yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Jokowi pun pernah dilema ketika harus memutuskan lockdown atau tidak.

"Saya semedi 3 hari untuk memutuskan apakah kita harus lockdown atau tidak, karena kita semua betul-betul sangat tidak memiliki pengetahuan atau pengalaman semuanya mengenai ini," ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta.

Bahkan, saat rapat sebanyak 80% menteri meminta untuk lockdown karena semua negara di dunia melakukan itu.

"Enggak dari DPR, enggak dari Partai, semuanya lockdown. Tekanan-tekanan seperti itu pada saat mengalami krisis yang kita pikirannya tidak jernih, tergesa-gesa, grusa grusu, bisa salah, bisa keliru," tegas Jokowi.

Dia pun memberikan gambaran skenario seandainya pemerintah memutuskan untuk lockdown pada saat itu.

Berdasarkan hitungan Jokowi, dalam 2-3 minggu, rakyat sudah tidak bisa bertahan dan hanya memiliki peluang yang kecil untuk mencari nafkah karena semuanya ditutup dan negara tidak bisa memberikan bantuan kepada rakyat.

Baca Selengkapnya: Tidak Mau Rakyat Rusuh, Ini Cerita Jokowi Semedi 3 Hari Ambil Keputusan Tak Lockdown

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement