Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani: Dulu Image Pelabuhan Ngeri-Ngeri Sedap

Michelle Natalia , Jurnalis-Sabtu, 28 Januari 2023 |08:21 WIB
Sri Mulyani: Dulu <i>Image</i> Pelabuhan Ngeri-Ngeri Sedap
Image Pelabuhan Sekarang Berbeda dibanding Zaman Dulu. (Foto: Okezone.com/Pelindo)
A
A
A

CIKARANG - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai pelabuhan dan seluruh kompleks industrinya menjadi etalase Indonesia. Hal ini berbeda jauh dibandingkan pelabuhan terdahulu.

"Jadi enggak seperti dulu, pelabuhan yang image-nya adalah 'wah tempatnya suwung (kosong)'. Pokoknya ya ngeri-ngeri dan sedap," ujar Sri dalam kunjungan kerjanya di Cikarang, Jumat (27/1/2023).

Baca Juga: Cara Kemenhub Optimalkan Aset Negara di Pelabuhan Tanjung Redeb

Menurutnya, sekarang pelabuhan menjadi sebuah etalase yang menggambarkan betapa efisiennya Indonesia dalam berbisnis. Efisiensi, kecepatan, dan kemudahan disana, ditambah dengan berbagai penyederhanaan dan fasilitas teknologi digital.

Baca Juga: BUMN Konstruksi 'Keroyokan' Garap Pelabuhan Patimban, Investasinya Capai Rp3,7 Triliun

Salah satu pembaharuan untuk pelabuhan yang dibawanya adalah melalui pembangunan ekosistem logistik nasional atau National Logistic Ecosystem (NLE). Sejak tahun 2020, konsep NLE ini sudah diterapkan ke 14 pelabuhan dan bandara.

"Ini merupakan pemanfaatan ekosistem logistik dengan bantuan digitalisasi dan kita masih terus mengekspansinya dengan menggunakan teknologi digital," ucap Sri.

Dalam implementasinya, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa NLE ini meliputi 10 jenis pelayanan yang sudah terkoneksi lebih dari 15 Kementerian dan Lembaga (K/L). Hal ini pun membuat proses logistik nasional menjadi lebih simple atau sederhana.

"Jadi tidak harus pergi ke masing-masing K/L untuk menangani regulasi, proses, dan persyaratannya, itu tidak perlu lagi karena sudah dimasukkan ke dalam NLE," pungkas Sri.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement