Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Theodore Rachmat Pengusaha Apa? Ternyata Punya Harta Rp44,4 Triliun

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 21 Februari 2023 |20:02 WIB
Theodore Rachmat Pengusaha Apa? Ternyata Punya Harta Rp44,4 Triliun
Ilustrasi (Foto:Forbes)
A
A
A

Pada 1998 TP Rachmat memutuskan untuk keluar dari Astra dan membangun bisnis Triputra Grup. mendirikan grup Triputra pada tahun 1998; sekarang memiliki empat lini bisnis, termasuk agribisnis, manufaktur, pertambangan dan pertambangan.

Triputra Grup sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di sektor agrikultur, manufaktur, perdagangan, pertambangan, hingga dana pensiun.

TP Rachmat dianggap memiliki peran yang besar dalam membangun industri manufaktur Indonesia. Dia pun dianugerahkan gelar Doktor Kehormatan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).

Berikut ini Theodore Rachmat pengusaha apa dan lini bisnisnya:

1. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)

TAPG merupakan anak usaha Grup Triputra bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan kelapa sawit serta perkebunan karet melalui perusahaan anak dan perusahaan asosiasi.

Bersama perusahaan anak dan perusahaan asosiasi, TAP Group telah beroperasi di 24 lokasi perkebunan kelapa sawit dan satu perkebunan karet, memiliki 16 pabrik kelapa sawit, satu pabrik RSS (ribbed smoke sheet) dan empat kantor cabang perusahaan anak di Jambi dan Kalimantan, Indonesia.

Perseroan memiliki luas area perkebunan kelapa sawit seluas kurang lebih 158.000 Ha dan perkebunan karet seluas 1.400 Ha.

2. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)

DSNG merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan serta pertanian dan perkebunan.

3. PT Kirana Megatara Tbk (KMTR)

KMTR merupakan perusahaan agribisnis yang bergerak di industri perkebunan karet. Perusahaan merupakan utama karet remah (crumb rubber) dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 500.000 ton yang tersebar di 15 pabrik di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement