JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melemah pada sepanjang perdagangan.
Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.800 – 6.950.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, perdagangan masih sepi di dalam tren yang sideways.
Kondisi ini kelihatannya belum akan berubah dalam waktu dekat.
BACA JUGA:IHSG Diprediksi Tembus Level 7.500 di Akhir 2023
"Namun jika kita perhatikan lebih dalam, IHSG mungkin tidak menjadi perhatian penting jika Anda bisa menemukan saham-saham yang memiliki sentimen khusus dari laporan keuangan," tulis William dalam analisisnya, Jumat (3/3/2023).
Emiten tersebut misalnya bagaimana saham ELSA bisa menguat signifikan pada perdagangan kemarin setelah rilis laporan keuangan.
Menurut William, investor bisa sepenuhnya tidak memperhatikan IHSG dan memanfaatkan sentimen laporan keuangan saja untuk trading dalam jangka waktu yang lebih singkat.
"Sedangkan jika sepenuhnya mengikuti pergerakan secara teknikal, mungkin agak sedikit melambat mengingat kondisi pasar yang juga sedang sepi," kata dia.
Secara teknikal, William belum menemukan indikasi penguatan pada IHSG.
Sebelumnya sempat membentuk pola Inverted Head & Shoulders namun sudah gagal terkonfirmasi, dan nilai transaksi yang sepi membuat tren IHSG menjadi sideways.
"Sideways sendiri bukan kondisi yang buruk, hanya kurang menguntungkan bagi Anda yang menginginkan saham bervolatilitas tinggi," ujar William.
Kemarin IHSG ditutup menguat sebesar 12.47 poin (+0.18%) menuju 6857,41 pada perdagangan Kamis, 2 Maret 2023.
Sebanyak 248 saham menguat, 268 saham menurun, dan 210 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.
Nilai transaksi mencapai Rp8.382 triliun (all market). Nilai transaksi mengalami peningkatan dibanding nilai transaksi sebelumnya.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal:
- ELSA, buy, support 326, resistance 340.
- SIDO, buy, support 850, resistance 970; 1000.
- SSMS, buy, support 1620, resistance 1800.
- CTRA, buy, support 965, resistance 1035.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.