JAKARTA – Nama Suryo Utomo menjadi bahan perbincangan usai ditegur Menteri Keuangan Sri Mulyani atas viralnya foto naik motor gede (moge).
Foto Dirjen Pajak naik moge bersama klub Blasting Rijder DJP viral di tengah kasus Rafael Alun Trisambodo.
Dalam hal ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akhirnya menanyakan sumber harta kekayaannya Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo.
Baca Juga: Ada Geng Rafael Alun di Ditjen Pajak?
Berikut adalah fakta pengakuan harta kekayaan Dirjen Pajak, yang dirangkum Okezone, Sabtu (4/3/2023).
1. Harta Rp14,4 miliar
Berikut ini harta kekayaan Dirjen Pajak Suryo Utomo berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 31 Desember 2021:
Berdasarakan LHKPN, Suryo Utomo memiliki total kekayaan Rp14.452.944.568 atau Rp14,4 miliar. Harta kekayaan ini dengan rincian tanah dan bangunan senilai Rp14.164.826.688 atau Rp14,1 miliar yang tersebar di berbagai wilayah seperti Bekasi, Bogor hingga Jakarta Selatan.
Baca Juga: Pejabat Kemenkeu Punya Harta Miliaran Rupiah, Sri Mulyani: Kalau Anda Mewah Rakyat Marah
Kemudian Suryo Utomo diketahui memiliki alat transportasi dan mesin dengan total Rp947 juta. Terdapat 11 kendaraan miliknya termasuk moge jenis Harley Davidson dari hasil sendiri senilai Rp155 juta.
Harta bergerak lainnya Rp1.541.500.000 atau Rp1,5 miliar, kas dan setara kas Rp2.799.617.880 atau Rp2,7 miliar. Jika ditotal mencapai Rp19.452.944.568 atau Rp19,4 miliar.
Namun, Suryo Utomo juga memiliki utang Rp5 miliar, sehingga total kekayaannya mencapai Rp14.452.944.568 atau Rp14,4 miliar.
2. Sri Mulyani Tanya Suryo Utomo
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akhirnya menanyakan sumber harta kekayaannya Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo. Hal itu usai dirinya terlihat naik motor gede (moge) ditengah kasus Rafael Alun Trisambodo.
Sri mengatakan bahwa tidak selalu pejabat atau pegawai itu salah secara faktual termasuk dalam hal ini Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo.
"Saya tanya sama Pak Suryo, kenaikannya karena apa? Kenaikannya karena harga tanah naik, tapi dilihat sealih-alihnya karena korupsi. Coba rumahnya pak CT yang ada di Menteng itu, belinya berapa, sekarang harganya berapa? Orang nanya 'oh pak CT cari duit banyak banget itu pasti atas keringat rakyat', kan kayak gitu, padahal itu karena harga pasar," kata Sri Mulyani dalam acara Economic Outlook 2023 di Jakarta, Selasa (28/2/2023).
3. Harta Dirjen Pajak Naik
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan peningkatan harta kekayaan Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo yang belakangan ini disorot publik karena kenaikan harga aset.
"Saya tanya sama Pak Suryo kenaikan hartanya karena apa, ternyata karena harga tanah, harga rumah, harga pasar dan harga lain-lain. Jadi jangan tiba-tiba dianggap seolah-olah itu korupsi," ungkap Sri Mulyani dalam acara Economic Outlook 2023 yang dipantau secara daring seperti dilansir Antara, di Jakarta, Selasa (28/2/2023).
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.