JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menjamin ketersediaan pasokan dan pendistribusian BBM aman dan terkendali.
Hal itu menyusul terjadinya kebakaran di Depo Plumpang PT Pertamina (Persero). Kepala BPH Migas Erika Retnowati menyebut ini sebagai antisipasi, penyaluran dari TBBM terminal terdekat yaitu TBBM Tanjung Gerem, TBBM Cikampek, dan TBBM Ujung Berung.
"Kunjungan kami ke Depo Plumpang untuk memastikan kondisinya, terutama apakah dengan insiden ini mempengaruhi pasokan BBM untuk masyarakat. Alhamdullilah Penyaluran dari TBBM Plumpang masih dapat dioperasikan. Operasi penyaluran BBM untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya akan tetap dilayani melalui Depot Plumpang," katanya dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Selasa (7/3/2023).
BACA JUGA:
Pasokan BBM ke TBBM Plumpang juga diamankan melalui dukungan dari Kilang Cilacap dan Balongan yang disalurkan lewat laut ke TBBM Tanjung Priok, jadi masyarakat tidak perlu khawatir, dan fokus utamanya adalah pada penanganan masyarakat yang terdampak.
"Saya mewakili Keluarga BPH Migas mengucapkan turut berbela sungkawa, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, sedangkan yang sedang dirawat akan cepat pulih dan beraktivitas kembali," tutur Erika.
Sebagai informasi, saat ini Pertamina fokus memberikan penanganan bagi korban yang meninggal dan dirawat, serta bantuan bagi warga yang terdampak dengan menyalurkan bantuan logistik di 4 titik yaitu Posko Koramil, Posko Kantor Lurah Tugu Selatan, Posko RPTRA Rase
(Zuhirna Wulan Dilla)