Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cenderung Sideways, IHSG Pekan Depan Dibayangi Inflasi China dan Amerika

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Sabtu, 08 April 2023 |08:06 WIB
Cenderung <i>Sideways</i>, IHSG Pekan Depan Dibayangi Inflasi China dan Amerika
IHSG Pekan Depan Cenderung Sideways. (Foto; Okezone.com/MPI)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan diprediksi bergerak sideways. Di mana pada selama sepekan ini, indeks saham tertekan 0,39% ke level 6.792,76.

Financial Expert PT Ajaib Sekuritas Chisty Maryani menilai, sejumlah sentimen masih membayangi IHSG, mulai dari pelaporan kinerja keuangan, fluktuasi harga komoditas, hingga rangkaian data makro, termasuk inflasi China hingga Amerika Serikat.

"Minggu depan cenderung sideways. Selama IHSG masih kuat mempertahankan support pada MA-20 yaitu pada level 6.745, resistance di level 6.890," kata Chisty dalam risetnya, Sabtu (8/4/2023).

Secara teknikal, Analis Phintraco Sekuritas membaca bahwa indeks komposit berpotensi menguji support di 6.750-6.760 pada perdagangan Senin (10/4/2023). Hal itu tampak dari indikator Stochastic RSI yang bergerak turun dari overbought area,

"Didukung adanya indikasi deathcross dari indikator MACD," terang risetnya.

Dari dalam negeri, Phintraco memandang ekonomi domestik masih cukup kondusif. Pelaku pasar akan menantikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) per Maret 2023.

Sedangkan sejumlah sentimen eksternal berupa data makro berpotensi membayangi IHSG, termasuk data inflasi Amerika Serikat, China, dan Jerman yang dirilis minggu depan.

Hal ini dipandang dapat menambah kecemasan pasar terhadap arah kebijakan suku bunga acuan global, dan potensi resesi.

Adapun tingkat pengangguran AS pada Maret diproyeksikan di level 3,5%, lebih rendah dibanding periode sebelumnya pada Februari 2023 yang tercatat di level 3,6%. Hal ini memperbesar ekspektasi pasar untuk The Fed menahan kenaikan suku bunga acuannya pada pertemuan Mei mendatang.

"Sehingga seharusnya menjadi katalis yang cukup positif (bagi indeks)," tandas Chisty.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement