JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ternyata juragan tanah di Bekasi. Hal ini terlihat dalam laporan LHKPN yang dilaporkan Firli sebagai pejabat negara.
Kini Firli Bahuri sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) oleh Polda Metro Jaya.
"Gelar perkara dengan hasil ditemukan bukti yang cukup untuk menetapkan sodara FB selaku ketua KPK RI Sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan atau penerima gratifikasi atau hadiah" kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Rabu 22 November 2023.
Sebagai pejabat negara, Firli melaporkan harta kekayaannya. Berdasarkan data LHKPN terbaru, total harta kekayaan Firli mencapai Rp22.864.765.633 atau Rp22,8 miliar.
Jumlah harta kekayaan Firli tersebut terdiri dari tanah bangunan senilai Rp10.443.500.000 atau Rp10,4 miliar.
Tercatat, Firli memiliki 8 bidang tanah dan bangunan, empat di antaranya ada di Bekasi dan sisanya di Kota Bandar Lampung.
4 tanah dan bangunan di Bekasi milik Firli mempunyai nilai yang fantastis jika ditotal mencapai Rp8.793.500.000 atau Rp8,7 miliar.
BACA JUGA:
Firli juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp1.753.400.000 yang terdiri dari satu unit motor Vario tahun 2007 senilai Rp2,5 juta. Kemudian satu unit motor Yamaha N Max tahun 2016 senilai Rp15 juta, satu unit mobil Toyota Innova Venturer tahun 2019 senilai Rp292 juta, satu unit mobil Toyota Camry tahun 2021 senilai Rp593 juta, dan satu uni mobil Toyota LC 200 AT tahun 2012 seharga Rp850 juta.
Tak hanya itu, Firli juga memiliki aset lainnya berupa kas setara kas senilai Rp10.667.865.633 atau Rp10,6 miliar. Firli tercatat tidak memiliki utang, jika ditotal, harta kekayaan Firli mencapai Rp22.864.765.633 atau Rp22,8 miliar.
LHKPN itu dilaporkan Firli pada 20 Februari 2023 dengan tahun pelaporan periodik 2022. Firli melaporkan LHKPN saat menjabat Ketua KPK.
Sebelum Jadi Tersangka, Ketua RW Sebut Firli Bahuri Kerap Bergaul dengan Warga
Ketua RW 19 Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan Irwan Irawan mengatakan bahwa Firli Bahuri kerap bergaul dengan masyarakat sekitar sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
"Keseharian beliau ini cukup bergaul lah di lingkungan kami, cukup bersosialisasi, hari sabtu minggu hari libur, kalau hari biasa sibuk juga bapak itu jarang juga kita ketemu,"kata Irwan kepada wartawan, Kamis (23/11/2023).
Dia pun mengaku prihatin warganya yang tertangkap pihak kepolisian. Karena Firli Bahuri merupakan pejabat negara.
"Ya kalau saya sebagai ketua RW cukup prihatin lah dengan kondisi ini karena ada warga kami yang kena masalah seperti ini ya, apalagi dia kan sebagai pejabat negara. Kami sebagai pihak RW Turut prihatin lah dengan kondisi yang ada sekarang," ucapnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.