JAKARTA- Mengulik buka pintu taksi di Jepang biaya berapa? Hal ini menjadi salah satu pertanyaan bagi turis asing. Adapun beberapa ongkos taksi berbeda-beda di setiap wilayah Jepang.
Dalam hal ini ada tiga kelas taksi yang berbeda-beda untuk penetapan ongkosnya. Taksi besar memiliki kapasitas mesin di atas 2000cc dan dapat mengangkut hingga lima penumpang. Taksi sedang dan taksi kecil ( adalah yang paling banyak jumlahnya, memiliki kapasitas mesin 2000cc atau kurang, dan mengangkut hingga empat penumpang.
Taksi menengah dan kecil hanya berbeda pada panjang kendaraan dan ukuran kompartemen penumpang.
Lantas buka pintu taksi di Jepang biaya berapa? Dalam hal ini, saat menggunakan taksi standar empat penumpang, tarif biasanya mulai sekitar 400-750 yen untuk 1-2 kilometer pertama dan meningkat sekitar 80-100 yen atau sekitar Rp150 ribu untuk setiap tambahan perjalanan 200-400 meter.
Biaya juga meningkat bila taksi tidak bergerak dalam waktu lama. Menjelang malam (biasanya pukul 22.00 hingga 05.00), tarif biasanya dinaikkan sebesar 20 persen. Jika taksi menggunakan jalan tol, biaya tol tol ditambahkan ke dalam tarif.
Sementara itu, banyak taksi menerima pembayaran dengan kartu kredit, dan semakin banyak taksi yang menerima pembayaran dengan kartu IC, seperti Suica. Stiker di pintu sering kali menunjukkan metode pembayaran yang diterima. Saat membayar tunai, usahakan untuk menghindari membayar jumlah kecil dengan tagihan besar. Memberi tip tidak dilakukan di Jepang.
Di beberapa daerah, terutama kawasan wisata populer, taksi tersedia untuk disewa sebagai taksi wisata dengan sopir taksi merangkap sebagai pemandu wisata.
Meskipun kendala bahasa mungkin menjadi masalah, di beberapa daerah terdapat supir taksi yang memiliki kemampuan bahasa asing atau layanan taksi wisata yang ditujukan khusus untuk wisatawan asing. Taksi wisata biasanya berharga sekitar 10.000 yen untuk dua jam.
Selain itu, biasanya pelat merah menandakan taksi sedang kosong, sedangkan pelat hijau menandakan sebaliknya (lihat ilustrasi di bawah). Pada malam hari, lampu di atap taksi dapat menandakan bahwa taksi tersebut sedang kosong.
Anda juga dapat memanggil taksi melalui telepon, aplikasi, atau melalui resepsionis hotel Anda; di kota-kota besar biasanya tidak ada biaya tambahan untuk memanggil taksi, sementara di daerah pedesaan mungkin dikenakan sedikit biaya.
(Rina Anggraeni)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.