Pengunjung lain yang ditemui dikawasan yang sama, Lia (29) berpendapat tidak setuju terkait wacana penghapusan pertalite yang digantikan oleh bioethanol. Alasannya, harga pertalite saat ini sudah cukup ramah dikantong, khawatir produk baru akan punya cost baru dan berdampak pada harga baru.
"Kalau saya tidak setuju sih, karena harga kan sudah standar bangat harga pertalite sekarang," sambung Lia.
Pengunjung lain, Ari (35) mengaku setuju apabila pertalite digantikan oleh bioetanol. Sebab menurutnya, bioethanol diyakini punya hasil emisi gas buang yang lebih bersih ketimbang pertalite.
"Kalau saya setuju-setuju saja, buat perbaikan yang lebih go green. Kalau harganya bisa lebih murah dan terjangkau bisa lebih murah, kenapa tidak," pungkasnya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.