Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta harus mengambil langkah dan mitigasi agar masalah banjir ini tidak menghantui aktivitas masyarakat setiap musim penghujan. Di samping revitalisasi sungai serta perbaikan drainase dan gorong-gorong, modifikasi cuaca setiap tahun menjadi sesuatu yang urgen dilakukan pada puncak musim hujan.
"Terlalu mahal kerugian yang kita tanggung jika masalah banjir ini menjadi momok yang tidak bisa diselesaikan, karena di samping kerugian ekonomi dan infrastruktur, masalah kesehatan warga juga menjadi taruhan, apalagi sampai memakan korban jiwa," ujarnya.
Dunia usaha berharap di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Rano Karno, masalah banjir ini dapat segera teratasi dengan berkolaborasi bersama pemerintah daerah Bodetabek. Jakarta bebas banjir memang sangat tidak mungkin, tetapi setidaknya jangan sampai mengganggu aktivitas masyarakat, ekonomi, dan bisnis yang membuat perputaran uang terhambat.
(Feby Novalius)