Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Ibu Inspiratif PNM, Kobarkan Semangat Belajar di Ruang Sederhana

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 29 Januari 2026 |12:32 WIB
Kisah Ibu Inspiratif PNM, Kobarkan Semangat Belajar di Ruang Sederhana
Belajar di ruang sederhana demi menggapai mimpi. (Foto: dok PNM)
A
A
A

SERANG – Memasuki era digitalisasi dimana kita bisa mendapatkan informasi dari sumber apapun di internet, peran guru tetap menjadi fondasi penting dalam membangun generasi masa depan. Karena bukan hanya menyampaikan pengetahuan, guru juga membentuk karakter, nilai, dan arah berpikir yang tak bisa digantikan oleh teknologi.

Dari ruang belajar sederhana, nilai semangat, kesederhanaan dan kebermanfaatan terus ditanamkan kepada anak-anak. Nilai-nilai inilah yang juga sejalan dengan semangat pemberdayaan yang dihadirkan PNM, bahwa perubahan besar kerap tumbuh dari ketulusan langkah-langkah kecil yang konsisten dijaga.

Salah satu cerita dari lapangan yang menarik datang dari Serang, Banten. Hikayati, seorang perempuan inspiratif binaan PNM Mekaar yang juga berperan sebagai guru MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah) setiap hari mengajar dengan penuh keikhlasan. Di ruang belajar yang masih sangat sederhana, hanya beralaskan lantai, ia tetap menyalakan semangat belajar bagi murid-muridnya.

Baginya, kebahagiaan bukan diukur dari materi, melainkan saat melihat anak-anak didiknya mampu membaca, menulis, dan menghafal doa-doa. “Kami memang belajar di lantai, tapi saya selalu bilang ke anak-anak, mimpi kita harus setinggi langit,” tutur Hikayati.

Di balik perannya sebagai pendidik, Ibu Hikayati juga mengembangkan usaha kecil untuk menambah penghasilan keluarga. Dukungan tersebut membuatnya dapat tetap mengajar dengan tenang tanpa harus meninggalkan panggilan hatinya sebagai guru.

Pendekatan pemberdayaan yang tidak hanya menghadirkan modal, tetapi juga pendampingan berkelanjutan, menjadi kekuatan yang membantunya menjaga keseimbangan antara pengabdian dan kemandirian ekonomi.

Sekretaris Perusahaan PNM Lalu Dodot Patria Ary menyampaikan, “Kisah Ibu Hikayati menunjukkan bahwa saat seorang perempuan diberi akses untuk berdaya, ia tetap bisa mengabdi sambil menguatkan keluarganya. Kami percaya, ketika seorang ibu tumbuh, dampaknya terasa sampai ke anak-anak yang ia didik dan masa depan yang sedang mereka siapkan.” 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement