Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PHRI Tekankan Sektor Pariwisata Bisa Dongkrak Ekonomi Indonesia

Rohman Wibowo , Jurnalis-Selasa, 10 Februari 2026 |14:25 WIB
PHRI Tekankan Sektor Pariwisata Bisa Dongkrak Ekonomi Indonesia
Sektor Pariwisata (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai sektor pariwisata memberikan dampak langsung secara ekonomi bagi masyarakat. Ini sejalan dengan data soal serapan tenaga kerja sektor pariwisata yang mencapai 25,91 juta pekerja.

Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani menekankan kegiatan ekonomi sektor pariwisata dengan industri perhotelan dan restoran memiliki efek berganda. Dari kuliner, ada pedagang yang mengecap untung hingga pengrajin yang dibeli hasil karya seninya.

"Tentunya distribusi pendapatan ini berbeda dengan sektor yang lain. Kalau sektor yang lain, perolehan keuntungan atau nilai komersial yang diperoleh, hanya dinikmati oleh segelintir orang," kata Hariyadi dalam acara rapat kerja nasional PHRI di Semarang, Selasa (10/2/2026).

Seturut itu, industri perhotelan dan restoran juga berkontribusi besar secara ekonomi bagi daerah di mana hotel maupun restoran bernaung. Hariyadi bilang pendapatan asli daerah dari dua bisnis perhotelan dan restoran tidak sedikit jumlahnya.

"Mungkin Ibu Walikota (Semarang) yang tahu persis catatannya, dan Pak Bima Arya waktu masih di Bogor (saat jadi Walkot Bogor) tahu persis kontribusi dari sektor hotel dan restoran itu berapa gitu. Dari waktu ke waktu selalu meningkat," ujar dia.

Adapun, merujuk catatan Kementerian Pariwisata, Indonesia sepanjang tahun 2025 berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan dan secara signifikan memberikan sumbangan pada PDB Nasional dari sektor pariwisata.

 

Sepanjang 2025, pariwisata nasional mendapatkan perhatian internasional dengan 153 penghargaan internasional yang dianugerahkan, melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding tahun 2024. Dari prestasi Michelin Keys untuk 33 hotel dan resor, hingga pengakuan dunia untuk kuliner dan desa wisata.

Sejalan dengan itu, data Badan Pusat Statistik menempatkan sektor akomodasi dan makanan-minuman sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III-2025.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement