JAKARTA – Nama Denny Abdi menjadi sorotan setelah ditunjuk menggantikan mantan Panglima TNI, Yudo Margono, sebagai Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero). Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Pemegang Saham Nomor 126 Tahun 2026 dan SK.054/DI-DAM/DO/2026 yang ditetapkan pada 2026.
Dalam keputusan tersebut, pemegang saham menunjuk Denny Abdi untuk menggantikan Yudo Margono sebagai Komisaris Utama (Komut) perseroan. Pergantian ini dilakukan untuk memperkuat fungsi pengawasan serta tata kelola perusahaan.
Denny Abdi saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Sebelumnya, ia menjabat sebagai Dubes Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam.
Denny berkarier di Kemenlu sejak 1995. Ia pernah menjadi Direktur Asia Tenggara Kemenlu, asisten juru bicara Presiden untuk hubungan internasional Dino Patti Djalal (2005–2007), dan asisten sekretaris jenderal Kemenlu Imron Cotan (2007–2008). Ia juga bertugas di Perutusan Tetap Republik Indonesia di New York pada 2008–2012 dengan pangkat sekretaris pertama.
Denny menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (Fekon Unand) dan lulus pada 1995. Setelah diterima sebagai calon PNS di Kementerian Luar Negeri, ia mengikuti pendidikan diplomatik dasar serta kursus bahasa Prancis.
Untuk jenjang pendidikan lanjutan, Denny menempuh Magister Hubungan Internasional di Universitas Indonesia pada 1997–1999. Selama masa kuliah pascasarjana, ia aktif dalam organisasi kemahasiswaan, menjabat Sekretaris Jenderal Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi, sekaligus memimpin himpunan mahasiswa jurusannya. Aktivitas ini menjadi awal benih karier diplomatiknya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.