Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

324 Rumah Warga Bantaran Rel Stasiun Pasar Senen Mulai Dibangun

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 03 April 2026 |12:10 WIB
324 Rumah Warga Bantaran Rel Stasiun Pasar Senen Mulai Dibangun
Pembangunan hunian khusus bagi warga bantaran rel di sekitar Stasiun Pasar Senen. (foto: Okezone.com/PKP)
A
A
A

JAKARTA – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Badan Pengelola (BP) BUMN memulai pembangunan hunian khusus bagi warga bantaran rel di sekitar Stasiun Pasar Senen.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa pembangunan ini mencakup 324 hunian yang diperuntukkan bagi warga yang sebelumnya sudah terdata oleh pemerintah.

"Kemarin kita rapat dengan Pak Dony (Kepala BP BUMN) di Gedung BP BUMN, bersama BUMN pemilik tanah ini, yaitu Angkasa Pura. Hari ini saya senang melihat kesiapan yang sangat cepat. Prosesnya sudah berjalan, bahkan sudah ada yang mulai clearing," ujar Maruarar, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, hunian tersebut dilengkapi dengan ruang terbuka untuk mendukung kenyamanan warga, khususnya anak-anak.

“Totalnya ada 324 unit yang akan dibangun di sini. Selain itu, akan ada ruang terbuka untuk bermain anak-anak. Ini merupakan kerja sama yang baik, tanahnya milik Angkasa Pura dan pembangunan dilakukan secara kolaboratif,” tambah Maruarar.

Lebih lanjut, Menteri PKP menyampaikan bahwa upaya relokasi warga bantaran rel tidak hanya dilakukan di Senen, tetapi juga akan dilanjutkan di sejumlah lokasi lain. Ia menyebutkan akan meninjau lahan milik PT Kereta Api Indonesia di Tanah Abang dan Kampung Bandan pada Minggu mendatang bersama Kepala BP BUMN.

 

Sementara itu, Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengatakan bahwa proses pembangunan telah dimulai sesuai komitmen sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa sejumlah BUMN konstruksi telah diterjunkan untuk mempercepat pembangunan.

“Hari ini sesuai janji kami kemarin, kita mulai proses pembangunan hunian. Ada tim dari Hutama Karya, PP, dan WIKA yang bekerja, dengan sekitar 470 orang diturunkan di lokasi ini. Target penyelesaian kami tanggal 15 Juni 2026, dan hunian bisa segera diserahkan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Dony.

Dony menegaskan bahwa hunian yang dibangun merupakan hunian tapak, bukan rumah susun, sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang direlokasi.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement