Menurutnya, fluktuasi nilai tukar dolar tidak perlu terlalu dikhawatirkan oleh masyarakat di tingkat desa. Ia menilai dampak langsung pelemahan atau penguatan rupiah lebih banyak dirasakan oleh kelompok yang sering bertransaksi atau bepergian ke luar negeri.
“Mau dolar berapa ribu pun, kalian di desa-desa tidak pakai dolar. Yang pusing itu yang sering ke luar negeri. Siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini. Mana lagi ini? Menteri, pengusaha, coba aku cek ke mana itu,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat. Ia meminta masyarakat tetap percaya terhadap kekuatan ekonomi nasional.
“Percaya, ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Orang mau ngomong apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita, percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat, dari partai manapun tidak ada urusan. Di semua partai ada patriot, di semua partai ada juga yang brengsek-brengsek,” pungkasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.