Okki menambahkan, kesempatan mengikuti turnamen internasional secara berkelanjutan merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang dijalankan PBSI dan didukung oleh BNI. Selain meningkatkan kualitas teknis, pengalaman bertanding di level dunia juga membentuk mental juara, kemampuan beradaptasi, serta kepercayaan diri atlet saat menghadapi kompetisi dengan tekanan tinggi.
"Setiap turnamen merupakan bagian dari proses pembentukan atlet. Tidak semua perjalanan berakhir dengan kemenangan, namun konsistensi menjalani proses akan membentuk karakter juara. Keberhasilan Fajar dan Fikri di Japan Open menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, serta pembinaan jangka panjang pada akhirnya menghasilkan prestasi yang membanggakan Indonesia," katanya.
Sebagai salah satu mitra utama PBSI, BNI terus menghadirkan dukungan yang berorientasi pada keberlanjutan pengembangan prestasi olahraga nasional. Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen BNI dalam membangun ekosistem bulu tangkis Indonesia, mulai dari pembinaan atlet hingga mendorong semakin kuatnya daya saing Indonesia di tingkat global.
Dukungan tersebut juga sejalan dengan strategi BNI untuk menciptakan shared value, di mana kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat kebanggaan nasional, menginspirasi generasi muda, serta meningkatkan eksposur positif Indonesia di mata dunia.
Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, BNI akan terus memperkuat sinergi bersama PBSI dalam melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengibarkan Merah Putih di berbagai kejuaraan dunia. Komitmen tersebut selaras dengan semangat 8 Dekade BNI, Swadharma Bhakti Nagara, sebagai wujud kontribusi nyata BNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul dan kemajuan Indonesia.
(Anindita Trinoviana)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.