Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya: Dana SAL Rp381 Triliun di Himbara Aman, Terus Koordinasi dengan BI

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 20 Juli 2026 |21:22 WIB
Purbaya: Dana SAL Rp381 Triliun di Himbara Aman, Terus Koordinasi dengan BI
Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
A
A
A

Berdasarkan penelusuran regulasi, Purbaya memastikan tidak ada aturan yang diubah dan pemindahan SAL merupakan murni mekanisme manajemen kas (cash management).

"Yang di DPR saya ditanya tuh, apakah mindahin uang ke itu, yang dari Himbara itu dari BI ke Himbara tadi katanya peraturannya diubah. Ternyata saya cek nggak, nggak diubah jadi nggak ada masalah itu. Jadi, masih bisa saya lakukan itu ke Himbara dan hanya cash management aja tanpa harus dapat izin DPR," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026) malam.

Purbaya menjelaskan bahwa dana SAL tidak untuk langsung dibelanjakan, yang memang memerlukan prosedur persetujuan APBN bersama DPR, melainkan sekadar dialihkan tempat penyimpanannya.

Pengalihan SAL dari akun Bank Indonesia ke perbankan BUMN ditujukan agar likuiditas tersebut dapat berputar di sistem perbankan guna menstimulasi perekonomian sektor riil di tengah masyarakat.

Purbaya menegaskan langkah ini tetap mempertahankan imbal hasil (return) yang setara dengan penempatan di BI, sehingga tidak menimbulkan kerugian negara (loss) sekaligus memberikan dampak positif bagi likuiditas perekonomian nasional.

"Saya masih kebanyakan duit kan sampai dibagi-bagi, dari SAL saya pindahin, dari BI saya pindahin ke perbankan itu artinya apa? SAL itu nggak dipakai kan? Sampai akhir tahun nggak akan dipake karena kalau mau pake harus izin DPR," ungkap Purbaya.

"Nah saya ini nggak pakai, cuma saya pindahin aja, tapi dengan return yang sama dengan kalau uang saya taruh di BI. Jadi, saya nggak ada loss, tapi pada saat yang bersamaan saya bantu perekonomian. Smart move," imbuhnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement