JAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) BLU Kemenkeu memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam industri perkebunan kelapa sawit.
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah mengatakan pihaknya membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya agar para pelaku usaha lokal dapat terus tumbuh dan berdaya saing tinggi.
"Tentu kita ingin UMKM berbasis sawit bisa berkolaborasi dengan BPDP dan bersama-sama membangun UMKM Perkebunan naik kelas dan tujuan akhirnya adalah berkontribusi dalam upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen sebagaimana ditargetkan Presiden Prabowo Subianto," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/8/2026).
Melalui sinergi yang terus dibina dengan berbagai pihak, BPDP optimistis dapat membawa industri sawit Indonesia ke arah yang lebih inklusif, berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi para pelaku usaha di berbagai daerah.
Dengan adanya hal itu BPDP raih dua penghargaan dalam ajang Sawit Indonesia Expo & Conference (SIEXPO) 2026 yang digelar di COEX Convention and Exhibition Center, Pekanbaru, Riau.
Sementara itu Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan visi, menyelaraskan langkah, dan menjawab tantangan tata kelola serta mempercepat hilirisasi.
"Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pastikan produk sawit ketersediaannya untuk minyak goreng bisa dinikmati untuk sebesar-besarnya rakyat Indonesia dan pastikan bahwa yang menghasilkan juga ikut makmur bersama hasil sawitnya," ucapnya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.