Seiring meningkatnya permintaan, Waroeng Padang Lapek terus memperkuat kapasitas usahanya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoperasikan central kitchen di Mercuriusweg 70, Den Haag, sebagai pusat produksi dan distribusi makanan. Fasilitas tersebut berperan dalam menjaga konsistensi kualitas produk, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pengembangan jaringan usaha di Belanda.
Untuk memperkuat pengembangan tersebut, BNI memberikan fasilitas kredit tambahan pada 2025 yang digunakan untuk membeli properti central kitchen yang sebelumnya disewa, sekaligus memperkuat fondasi usaha dalam mendukung ekspansi restoran di Den Haag dan pembukaan cabang baru di Amsterdam.
Saat ini, cabang di Amsterdam sedang dalam proses renovasi bangunan gerai. Dengan beroperasinya cabang baru tersebut nantinya, Waroeng Padang Lapek akan mengoperasikan satu central kitchen dan dua restoran yang berlokasi di Den Haag dan Amsterdam.
Terpisah, Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, perjalanan Waroeng Padang Lapek menunjukkan besarnya potensi diaspora Indonesia dalam memperkenalkan budaya bangsa melalui kegiatan usaha.
"Kami mengapresiasi semangat Suprapti dalam memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia di Belanda. Bagi BNI, mendukung diaspora Indonesia bukan hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga menjadi mitra yang membantu pelaku usaha memperkuat kapasitas bisnis dan memperluas jangkauannya di pasar global," ujar Putrama.