JAKARTA – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui keterlibatan lebih dalam pemerintah daerah dan para pengembang nasional berskala besar.
Dalam pertemuan dengan pihak pengembang dan pemangku kepentingan terkait baru-baru ini, Menteri PKP Maruarar Sirait menyoroti pembahasan mengenai percepatan Bedah Rumah, penyediaan rumah subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), KUR perumahan, hingga rusun subsidi.
Maruarar menekankan bahwa keberhasilan Program 3 Juta Rumah membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, pengembang, lembaga pembiayaan, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Selain memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau, pemerintah juga mendorong regenerasi pelaku usaha agar sektor perumahan semakin sehat dan berkelanjutan.
“Untuk Republik ini kita harus menciptakan pengembang-pengembang baru yang bertanggung jawab dan berkualitas, saya tidak ragu untuk itu,” ujar Maruarar, Minggu (23/8/2026).
Maruarar menyampaikan bahwa regenerasi pengembang mulai tumbuh dan akan terus didorong untuk mendukung percepatan penyediaan rumah bagi masyarakat.