Target Okupansi Tembus 70 Persen
TransNusa saat ini memulai penerbangan Lampung-Kuala Lumpur dengan satu penerbangan setiap hari.
Keputusan tersebut telah melalui perhitungan komersial, termasuk studi mengenai potensi pasar, permintaan dan penawaran, serta dukungan pemerintah daerah.
Bernard menyebut dukungan Pemerintah Provinsi Lampung turut meningkatkan keyakinan maskapai untuk membuka rute tersebut.
"Project penerbangan satu kali flight setiap hari Lampung ke Malaysia tentu punya hitungan komersial dan membuat studi potensi dan juga permintaan dan penawaran. Dan juga dukungan dari pemerintah Lampung, Pak Gub, Sekda, transportasi luar biasa. Sebab itu kita lebih confident membuat penerbangan setiap hari," katanya.
Untuk rute baru, TransNusa menargetkan tingkat keterisian penumpang atau load factor awal sekitar 50 persen.
Angka tersebut dinilai sudah cukup baik untuk tahap awal operasional. Namun, perusahaan optimistis tingkat keterisian dapat meningkat dalam beberapa bulan.
"Proyeksi untuk rute baru seperti ini, kita mulai dengan 50 persen itu sudah bagus. Tapi dalam waktu tiga sampai enam bulan pasti akan meningkat lebih dari 70 persen," ujar Bernard.
Bisa Tambah Frekuensi hingga Rute Singapura
Selain membuka akses langsung Lampung-Kuala Lumpur, TransNusa juga memiliki jaringan penerbangan dari Lampung menuju Jakarta. Dari Jakarta, penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi internasional maupun domestik.
"Kita bukan hanya terbang ke Kuala Lumpur, kita juga flight ke Jakarta tiga kali setiap hari. Flight itu sudah sambung ke Singapura, ke Bangkok, dan juga domestik, ke Bali, Jogja, Singkawang dan sebagainya," katanya.
Jika respons pasar Lampung positif, TransNusa tidak menutup kemungkinan meningkatkan frekuensi penerbangan ke Kuala Lumpur.
Bahkan, maskapai juga mempertimbangkan pembukaan rute menuju kota-kota lain di Malaysia maupun Singapura.
"Kalau ada potensi yang baik di Lampung, pasti kita akan mau menambah frekuensi, ke Kuala Lumpur dulu, ataupun kota-kota lain di Malaysia ataupun mungkin juga Singapura," tuturnya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.