Berdasarkan laporan masinis selama perjalanan, jarak pandang di sepanjang jalur Whoosh juga masih normal. Rangkaian Whoosh dilengkapi wiper dengan semprotan air yang dapat digunakan untuk membersihkan debu atau abu pada kaca depan sehingga visibilitas masinis tetap terjaga.
Apabila terjadi perubahan kondisi yang mengurangi jarak pandang, masinis akan menyesuaikan kecepatan perjalanan sesuai dengan kondisi di lapangan dan prosedur operasional yang berlaku.
Pemantauan dilakukan di sepanjang jalur Whoosh sejauh 142,3 kilometer dari Jakarta hingga kawasan Bandung. Jalur tersebut terdiri atas 82,7 kilometer jalur elevated, 42,78 kilometer jalur at grade, serta 13 terowongan dengan total panjang 16,82 kilometer.
Pemantauan difokuskan pada seluruh karakteristik jalur, terutama bagian terbuka yang berpotensi terpapar sebaran abu vulkanik.
Dari sisi sarana, KCIC turut memantau kondisi filter udara rangkaian dan CCTV pemantau pantograf. Sementara dari sisi prasarana, pemantauan dilakukan terhadap komponen isolasi, sistem jaringan listrik aliran atas, gardu, persinyalan, serta mekanisme wesel.