JAKARTA - Hilirisasi komoditas kelapa mulai memasuki babak baru dengan beroperasinya basis industri terintegrasi kelapa dan produk turunannya PT Freenow Food Industry di Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP), Morowali, Sulawesi Tengah.
Perusahaan menyiapkan investasi sekitar Rp776 miliar atau setara USD47 juta yang akan direalisasikan dalam tiga tahap. Investasi tersebut diarahkan untuk membangun industri pengolahan kelapa dari hulu hingga hilir sekaligus membuka akses produk olahan kelapa Indonesia ke pasar ekspor.
Pada tahap awal, PT Freenow Food Industry akan memproduksi sejumlah produk olahan seperti santan, air kelapa konsentrat, minyak kelapa, dan arang tempurung.
Pengembangan industri selanjutnya akan diarahkan pada produk dengan nilai tambah lebih tinggi, antara lain susu kelapa dan minuman siap saji yang ditujukan untuk pasar ekspor.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan investasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas hilirisasi tidak hanya pada sektor mineral, tetapi juga komoditas perkebunan, termasuk kelapa.
Menurut Rosan, keberadaan industri pengolahan kelapa di Morowali diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa di dalam negeri sekaligus memperkuat ekosistem industri pengolahannya.
"Investasi ini merupakan langkah penting dalam mendorong hilirisasi komoditas kelapa nasional," kata Rosan dalam keterangan resmi, Rabu (9/9/2026).