“Kami juga memastikan proses penyambungan listrik bagi penerima bantuan berjalan lancar, didukung pasokan yang aman dan cadangan daya yang memadai. Dengan begitu, perluasan jaringan melalui Lisdes dan penyambungan listrik melalui BPBL dapat berjalan dengan dukungan sistem kelistrikan yang andal,” imbuh Edwin.
Salah satu penerima manfaat BPBL, Ono Taryono, warga Desa Muara Baru, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Sebelumnya, ia harus menumpang listrik dari rumah tetangga dengan waktu pemakaian terbatas.
“Dulu saya menumpang listrik ke tetangga. Listriknya hanya bisa digunakan mulai pukul 18.00 hingga pagi hari,” ujar Ono.
Semenjak adanya sambungan listrik sendiri, kini aktivitas keluarga di rumah menjadi lebih mudah, termasuk kegiatan belajar anak-anak pada malam hari.
“Sebelum ada listrik sendiri, anak-anak kesulitan belajar karena kondisi gelap dan mereka juga takut. Sekarang, dengan adanya listrik di rumah, mereka bisa belajar dengan lebih nyaman,” pungkasnya.
(Agustina Wulandari )
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.