Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Kembangkan Pelabuhan Korido, Jadi Urat Nadi Logistik Perbatasan Papua

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 17 Oktober 2026 |11:02 WIB
RI Kembangkan Pelabuhan Korido, Jadi Urat Nadi Logistik Perbatasan Papua
RI Kembangkan Pelabuhan Korido, Jadi Urat Nadi Logistik Perbatasan Papua (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido siap mengembangkan Pelabuhan Korido di Provinsi Papua. Hal ini ditandai dengan kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan Detail Engineering Design atau DED Pelabuhan Korido.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Matius Wally sebagai Ketua Tim Teknis Penyusunan DED dari Pemerintah Provinsi Papua mengatakan, sinergi dan kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan sinergitas layanan kepelabuhanan dan angkutan di perairan.  

"Pemanfaatan teknologi operasional diharapkan mampu menghadirkan konektivitas layanan pelabuhan yang handal, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau," ungkap Wally dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Sementara, Kepala Kantor UPP Korido Willem Thobias Fofid mengatakan, pengembangan Pelabuhan Korido guna memperkuat layanan distribusi logistik dan kepelabuhanan di wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) melalui Pengembangan Jangka Pendek Pelabuhan Korido.

Hal ini meliputi studi dan analisis fasilitas sisi laut yaitu perpanjangan dermaga oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kepelabuhanan Tahun Anggaran 2027 dan fasiltas sisi darat yang meliputi area walkway, pagar, terminal penumpang, kantin dan area komersil untuk tahun anggaran 2026 melalui APBD Provinsi Papua.

"Melalui sinergi penyusunan dokumen DED ini sebagai dukungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk memperkuat persyaratan dalam pengembangan pelabuhan ke depannya dan merupakan jawaban atas tantangan keterbatasan infrastruktur di wilayah perbatasan," katanya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement