Perjalanan usaha Nilam turut didampingi Sri Wahyuni, Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) Branch Office BRI Medan Gatot Subroto. Melalui komunikasi yang dibangun bersama para agen, Wahyuni mendukung pengembangan usaha dan keberlanjutan layanan BRILink Agen.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa perjalanan Nilam mencerminkan peran BRILink Agen dalam memperluas akses keuangan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Konsistensi Nilam selama lebih dari satu dekade menunjukkan bahwa BRILink Agen dapat berkembang dengan memahami kebutuhan masyarakat. BRI terus memperkuat peran para agen agar layanan keuangan semakin mudah dijangkau, sekaligus membuka peluang usaha dan mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah,” kata Dhanny.
Hingga akhir September 2026, BRI telah memiliki lebih dari 1 juta BRILink Agen yang menjangkau lebih dari 60 ribu desa atau sekitar 80 persen desa di Indonesia. Jaringan tersebut mencatatkan sekitar 750 juta transaksi dengan volume transaksi (sales volume) mencapai Rp1.270 triliun.
Aktivitas BRILink Agen juga menghasilkan fee-based income sebesar Rp1,3 triliun serta mendukung penghimpunan dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) sebesar Rp32 triliun.
(Agustina Wulandari )
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.