JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp2,7 triliun hingga kuartal III-2026. Capaian tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan usaha dan optimalisasi operasional di tengah upaya perseroan memperkuat jaringan infrastruktur jalan tol.
Berdasarkan laporan kinerja hingga September 2026, Jasa Marga mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp15,6 triliun atau tumbuh 7,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).
Pendapatan tersebut terutama berasal dari bisnis jalan tol yang mencapai Rp14,3 triliun, meningkat 6,8 persen secara tahunan. Sementara itu, pendapatan usaha lainnya mencapai Rp1,3 triliun atau tumbuh 21,5 persen secara tahunan.
Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, perseroan juga mampu mempertahankan profitabilitas melalui optimalisasi struktur biaya dan pengelolaan belanja operasional secara terukur.
Jasa Marga mencatatkan EBITDA sebesar Rp10,5 triliun dengan margin mencapai 67 persen. Capaian tersebut mencerminkan kemampuan perseroan dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus mempertahankan fundamental keuangan di tengah kebutuhan investasi untuk pengembangan infrastruktur.