JAKARTA - Pemerintah tetap akan menjual aset Texmaco Engineering, kendati Departemen Pertahanan ingin mempertahankannya. Karena, asetnya sudah tak layak guna.
Hal itu dikatakan oleh Dirjen Pengelolaan Kekayaan Negara Hadiyanto, di Gedung Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2007).
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terhadap aset, hasilnya juga mendukung kajian Depkeu.
"Depkeu telah melihat kondisi aset eks Texmaco dan penelitian BPPT sebenarnya secara teknologi itu sudah ketinggalan zaman. Karena itu usulan Dephan untuk menggunakan aset Texmaco barang kali lagi lebih dilihat secara seksama lagi," kata dia. Â
Menurutnya, aset-aset sudah sulit digunakan dan hanya beberapa bagian saja yang bisa dimanfaatkan, seperti tekstil.
Namun, kata dia, yang berkaitan dengan pertahanan tidak perlu ada penilaian dari Departemen Pertahanan.
"Kita kan juga punya PT Pindad, saya lihat lebih proper. Saya pernah lihat, mesin-mesinnya dari Texmaco, tapi kerangkanya dari Pindad. Tapi program penjualan aset Texmaco harus jalan sesuai dengan keputusan DPR," tutur dia. Â
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari