JAKARTA - Dicabutnya pelarangan impor semua makanan laut atau seafood dari Indonesia tak membuat pengusaha kita menjadi kalang kabut. Malah, mereka menanggapinya secara santai.
"Wah ini hanya taktik dagang Cina saja. Mereka balas dendam sama kita karena kita melarang masuk produk-produk mereka yang bermasalah," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi, ketika ditemui di Kantor Apindo, Plaza Great River, Kuningan, Jakarta, Rabu (6/2/2008).
Sofjan menilai, kalau adanya larangan tersebut hanyalah faktor politik biasa. Masalah tersebut diangkat oleh pemerintah China dimaksudkan agar Indonesia dan China duduk bersama dan merundingkan masalah tersebut.
"Kita nggak ada masalah dengan hal ini. Buat pengusaha pun nggak begitu besar pengaruhnya, selain ke Cina kan kita bisa alihkan lagi ke negara lain kaya Jepang," tuturnya. Dia melihat adanya faktor kesengajaan dari pemerintah China untuk melarang impor semua makanan laut tersebut.
Seperti diketahui, pencabutan tersebut dilakukan setelah hasil inspeksi pemerintah China ke Indonesia menunjukkan bahwa sistem jaminan mutu produk makanan laut Indonesia memadai. Pelarangan impor tersebut berlangsung sejak Agustus 2007 lalu. China menuding makanan laut Indonesia mengandung toksin, patogen, dan bahan kimia.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.