Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laba Bank Mayapada Tergerus Beban Bunga

Candra Setya Santoso , Jurnalis-Kamis, 14 Mei 2009 |09:16 WIB
Laba Bank Mayapada Tergerus Beban Bunga
Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) mengalami penurunan pada pos laba tahun berjalan pada kuartal I-2009 capai 60,40 menjadi Rp7,884 miliar, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp19,911 miliar.
 
Hal tersebut diungkapkan manajemen perseroan, dalam laporan keuangan kuartal I-2009 yang dipublikasikan, di Jakarta, Kamis (14/5/2009).
 
Penurunan laba perseroan tersebut, dipengaruhi oleh jumlah beban bunga perseroan pada kuartal I-2009 yang melonjak capai 95,85 persen menjadi Rp135,031 miliar, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp68,943 miliar.
 
Sehingga mempengaruhi pos pendapatan bunga bersih pada kuartal I-2009 yang naik 13,66 persen menjadi Rp80,764 miliar, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp71,057 miliar.
 
Kendati demikian, pada pos akhir laba akhir periode kuartal I-2009 naik 16,57 persen menjadi Rp112,925 miliar, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp96,870 miliar.

Sedangkan, pada pos pendapatan bunga pada kuartal I-2009 yang melonjak naik capai 54,13 persen menjadi Rp215,795 miliar, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp140 miliar
 
Sementara itu, pada pos beban operasional lainnya yang naik 39,53 persen menajdi Rp60,717 miliar, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp43,515 miliar.
 
Sebagai informasi, perhitungan rasio keuangan perseroan pada kuartal I-2009 yaitu NPL gross menjadi 2,79 persen, NPL net menjadi 1,90 persen, ROA menjadi 0,70 persen, ROE menajdi 3,28 persen, NIM menjadi 6,30 persen, dan BOPO menjadi 95,04 persen.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement