Getting time...

Pertumbuhan Industri Manufaktur Harus Digenjot

Minggu, 8 November 2009 13:01 wib
Hatta Rajasa (Foto: Koran SI)
Hatta Rajasa (Foto: Koran SI)
JAKARTA - Pertumbuhan industri manufaktur harus digenjot untuk mendorong kinerja ekspor pada tahun depan. Pemerintah bertekad menggandakan pertumbuhan industri manufaktur melalui upaya revitalisasi.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa melihat pertumbuhan industri manufaktur sekitar 3,5 persen saat ini masih terlalu rendah. "Sekarang harus cepat di-double-kan," kata dia ketika ditemui wartawan di Kantor Menko Perekonomian, belum lama ini.

Pertumbuhan industri manufaktur yang cepat diperlukan untuk merespons kenaikan permintaan impor pada tahun depan seiring pemulihan ekonomi global. Industri manufaktur pada kuartal III 2009 hanya tumbuh tipis jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan ini, terutama tampak pada industri manufaktur berbasis ekspor. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melihat fenomena ini wajar lantaran permintaan impor dari negara-negara maju anjlok sejak terkena krisis keuangan global.

Hatta berharap pertumbuhannya akan membaik pada kuartal IV 2009. Pertumbuhannya akan memengaruhi laju perekonomian nasional dari sisi ekspor.

Dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan mencapai puncaknya pada kuartal IV 2009 dan secara keseluruhan diprediksi mencapai 4,3 persen. Hatta optimistis target pertumbuhan ekonomi 4,3% dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2009 bisa tercapai mengingat konsumsi rumah tangga masih mampu tumbuh di atas 5 persen.

Belanja pemerintah juga akan terus naik pada kuartal akhir, termasuk stimulus fiskal. Terkait stimulus, Hatta sudah meminta seluruh kementerian/lembaga penerima stimulus untuk menggenjot penyerapannya. "Syukur-syukur di atas 95 persen realisasinya," kata dia.

Kemudian seiring stabilnya makroekonomi nasional, investasi juga diperkirakan semakin meningkat. "Sekarang saja sudah mulai terasa," ujar Hatta. (Meutia Rahmi /Koran SI/jri)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit