Gedung BI. Foto: Koran SI
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat 13 bank yang ditutup oleh BI dalam kurun waktu lima tahun, yakni untuk periode 2004-2008. Bank-bank tersebut, adalah Bank Asiatic yang ditutup pada 2004, Bank Dagang Bali ditutup pada 2004, Bank Global yang ditutup pada 2005.
Adapun khusus pascakrisis di 2008, terdapat satu bank umum yang ditutup yaitu bank IFI dan sembilan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Sementara itu satu-satunya bank yang diselamatkan dan mengundang kontroversi adalah Bank Century.
"Pengalaman di Indonesia menunjukkan telah terjadi beberapa bank yang mengalami permasalahan dan berhasil selamatkan. Namun terdapat beberapa bank yang terpaksa ditutup," ujar Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, dalam Rapat Kerja dengan komisi XI DPR RI, di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Selasa (2/2/2010).
Dijelaskannya, industri perbankan saat ini mengalami perbaikan. Hal itu tercermin dari peringkat tingkat kesehatan yang cenderung membaik. Hingga September 2009, 62 persen bank memiliki peringkat baik, meningkat dari 58,8 persen bank pada Desembar 2008.
"Menurut Fitch International, terdapat delapan bank yang peringkatnya naik dari BB menjadi BB+," kata dia.
Selain itu, hasil penilaian sementara dari penilaian independen melalui Financial Sector Assessment Program (FSAP) menyebutkan secara umum pengawasan bank dinilai baik dan mengalami perbaikan. "Pengaturan bank yang dilakukan BI secara umum dinilai komperhensif dan mencakup elemen-eleman utama," pungkasnya.
(ade)